Cable Cross Over: Pengertian & Fungsinya

Kali ini, Team Akizaku Olahraga akan membahas mengenai tentang Cable Cross Over Beserta Fungsinya.

Ketika memasuki tempat gym pasti anda akan melihat alat fitness yang sangat banyak sekali.

Setiap alat memiliki fungsi masing-masing.

Supaya latihan kamu semakin maksimal, anda harus mengetahui fungsi dan cara menggunakan setiap alat fitness dengan benar.

Dari sekian banyak alat fitnes, cable cross over adalah salah satu alat fitness yang paling sering digunakan.

Bentuk alat ini seperti dua buah katrol yang terdapat tali dan beban, Cara penggunaanya memang lebih mudah dibandingkan alat fitness lainnya.

Tetapi, sayangnya masih banyak orang yang salah dalam penggunaanya.

Fungsi

Cable cross over berfungsi untuk membentuk otot dada.

Buat kamu yang ingin membentuk dada yang bidang dan berotot bisa menggunakan alat ini.

Bagi wanita, kamu bisa menggunakan alat fitness ini untuk membuat otot-otot sekitar payudara menjadi lebih kencang.

Sehingga dadamu akan terlihat lebih berisi.

Tak hanya otot dada saja yang bisa dilatih tetapi juga otot bahu.

Otot-otot di sekitar dada dan bahu memang saling terhubung.

Tak hanya itu saja, alat ini juga akan membuat lengan anda semakin kuat.

Untuk wanita tak perlu takut lengannya menjadi besar, penggunaan yang benar akan membuat lemak di lengan ikut terbakar.

Cara Menggunakan dari Cable Cross Over

Cara penggunaan cable cross over cukup mudah.

Kurang lebih ada tiga posisi yang bisa anda lakukan dengan alat ini.

Pertama incline position, flat position dan decline position.

Posisi incline digunakan untuk membentuk otot dada bagian atas.

Posisi flat digunakan untuk membentuk otot dada secara keseluruhan dan posisi decline digunakan untuk membentuk otot dada bagian bawah.

Anda bisa melakukan satu latihan posisinya saja atau menggabungkan menjadi satu.

Tinggal sesuaikan saja dengan tujuan anda berlatih fitness dengan alat ini.

Jika kamu ingin melakukan inchline position dengan cable cross over:

  • Kamu harus meletakkan katrol dengan posisi paling rendah.
  • Kemudian gerakan lenganmu dari bawah ke atas.
  • Untuk beban katrolnya tinggal kamu sesuaikan dengan kemampuan anda.

Jangan langsung memaksakan dengan beban katrol yang besar.

Nanti malah akan membuat cedera otot anda karena terlalu dipaksakan terlalu keras.

Untuk decline position, kamu bisa meletakkan katrol pada bagian atas dada anda.

Kemudian gerakan lengan anda ke arah atas dan bawah secara bergantian.

Referensi (resource):

We will be happy to hear your thoughts

      Leave a reply

      Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

      Akizaku Olahraga
      Logo
      Compare items
      • Total (0)
      Compare
      0
      Shopping cart