Sepeda Statis Vs Treadmill, Manakah Alat Fitnes Terbaik

Sepeda Statis Vs Treadmill, Manakah Alat Fitnes Terbaik?

78 / 100

Kali ini, Team Akizaku Olahraga akan membahas mengenai perbedaan antara sepeda statis vs treadmill, mulai dari bakar kalori, latihan yang tepat, manfaat dan lain sebagainya.

Pertanyaan dari Dimas Rich Venant:

  • Manakah kedua alat fitnes yang terbaik di rumah atau kantor?
  • Bagaimana cara memilih latihan yang tepat untuk membuat tubuh sehat dan bugar?

Perbandingan Sepeda Statis Vs Treadmill

Dari sekian banyak jenis latihan.

Sepeda statis dan Treadmill termasuk dalam kelompok olahraga aerobik atau kardio.

Namun, masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahannya.

Bakar Kalori

Bakar Kalori pada Sepeda Statis vs Treadmill

Dilihat dari sisi pembakaran kalori yang didapatkan dari hasil Treadmill tidak terlalu berbeda dengan sepeda statis.

Bagi kaum Adam, jika Anda melakukan olahraga lari dengan treadmill selama 30 menit dengan kecepatan 10 km/jam, Anda dapat membakar sebanyak 334 kalori.

Sedangkan dengan sepeda statis Anda dapat membakar 324 kalori pada kecepatan yang sama.

Baca juga: 27+ Fungsi & Manfaat Treadmill 30 Menit Bagi Kesehatan

Jenis Latihan

Walaupun hasil pembakaran kalori yan dihasilkan dari keduanya tidak terlalu berbeda, Anda perlu memilih di antara kedua latihan tersebut.

Yang manakah lebih cocok dengan kondisi Anda.

Apabila Anda termasuk orang dengan berat badan yang berlebih (obesitas).

Kami tidak merekomendasikan kepada Anda untuk melakukan olahraga lari baik di treadmill ataupun di luar ruangan.

Karena akan terjadi benturan pada lutut yang bisa mencapai 3 sampai 4 kali berat badan.

Dan berpotensi tinggi menimbulkan cedera dan efek psikologis yang buruk bagi Anda.

Oleh karena itu, lebih baik untuk memilih latihan dengan sepeda statis.

Sepeda statis memerlukan kemampuan khusus bagi penggunanya.

Kelebihan dari sepeda statis yaitu Anda dapat menghemat waktu, mengefisiensi gerakannya.

Baca juga: 15+ Fungsi dan Manfaat Sepeda Statis 30 Menit Bagi Kesehatan

Tingkat kesulitan

Kesulitan utama saat mengendarai sepeda statis & treadmill adalah mengatasi rasa bosan.

Pasalnya, gerakan yang dilakukan hanya itu-itu saja.

Tanpa tanjakan atau turunan apalagi pemandangan.

Namun, hal ini bisa diatasi dengan musik yang sesuai, atau pasangan latihan yang menyenangkan.

Sedangkan secara umum:

Sepeda biasa yang dikendarai atau olahraga lari di luar ruangan lebih mudah dan menyenangkan karena bisa memilih sendiri lintasan yang hendak dilalui.

Jika menginginkan tingkat kesulitan yang lebih tinggi,

Dibutuhkan teknik tertentu dan tentunya lintasan yang lebih menantang.

Baca juga: 4+ Olahraga yang Paling Cepat Membakar Lemak Kalori dalam 1 Jam

Kesimpulan

Jadi, bagi Anda yang menderita obesitas.

Maka, hal yang perlu didahulukan adalah menurunkan berat badan.

Setelah itu, Anda bisa mengganti latihan dengan media lain tanpa perlu takut terjadinya cederan pada lutut.

Jika, masalah yang Anda hadapi sekarang adalah bentuk tubuh.

Maka, olahraga lari dapat menjadi pilihan tepat.

Karena lebih banyak gerakan yang dihasilkan.

Sehingga lebih banyak otot yang bergerak dan relatif lebih efektif dalam membentuk tubuh.

Sementara sepeda statis bisa mengencangkan otot kaki dan membakar kalori.

Referensi (Resource):

  • Treadmill vs Sepeda Statis – Tampang.com. Tampang.com. Published 2017. Accessed May 4, 2021. https://tampang.com/detail/treadmill-vs-sepeda-statis-3120.php
  • Alvi Iqbal Budiarsya. Sepeda Statis Vs Treadmill, Manakah Alat Fitnes Terbaik? | OB-FIT.com. Ob-fit.com. Published May 4, 2021. Accessed June 28, 2021. https://www.ob-fit.com/sepeda-statis-vs-treadmill/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.